Minggu, 19 April 2009

Syntax, Variabel & String PHP

Syntax PHP

Kode PHP disimpan sebagai plain text dalam format ASCII, sehingga kode PHP dapat ditulis hampir di
semua editor text seperti windows notepad, windows wordpad, dll. Kode PHP adalah kode yang disertakan
di sebuah halaman HTML dan kode tersebut dijalankan oleh server sebelum dikirim ke browser.
Contoh file PHP (contoh.php):




Pada file .html, HTTP server hanya melewatkan content dari file menuju ke browser. Server tidak
mencoba untuk mengerti atau memproses file, karena itu adalah tugas sebuah browser.
Pada file dengan ekstensi .php akan ditangani secara berbeda. Yang memiliki kode PHP akan
diperiksa. Web server akan memulai bekerja apabila berada diluar lingkungan kode HTML. Oleh
karena itu server akan melewati semua content yang berisi kode HTML, CSS, JavaScript, simple
text di browser tanpa diinterpretasikan di server.
Blok scripting PHP selalu diawali dengan . Blok scripting PHP dapat
ditempatkan dimana saja di dalam dokumen. Pada beberapa server yang mendukung, blok
scripting PHP dapat diawali dengan . Namun, untuk kompatibilitas
maksimum, sebaiknya menggunakan bentuk yang standar ().
Setiap baris kode PHP harus diakhiri dengan semikolon (;). Semikolon ini merupakan separator
yang digunakan untuk membedakan satu instruksi dengan instruksi lainnya.
PHP menggunakan // untuk membuat komentar baris tunggal atau /* dan */ untuk membuat
suatu blok komentar.



Variabel PHP

Variabel digunakan untuk menyimpan suatu nilai, seperti text, angka atau array. Ketika sebuah
variabel dibuat, variabel tersebut dapat dipakai berulang-ulang.
Pada PHP semua variabel harus dimulai dengan karakter '$'. Variabel PHP tidak perlu
dideklarasikan dan ditetapkan jenis datanya sebelum kita menggunakan variabel tersebut. Hal
itu berarti pula bahwa tipe data dari variabel dapat berubah sesuai dengan perubahan konteks
yang dilakukan oleh user. Secara tipikal, variabel PHP cukup diinisialisasikan dengan memberikan
nilai kepada variabel tersebut.
Contoh berikut akan mencetak "PHP" :
$text = "PHP";
print "$text";
Identifier dalam PHP adalah case-sensitive, sehingga $text dengan $Text merupakan variabel yang berbeda.
Built-in function dan structure tidak case-sensitive, sehingga echo dengan ECHO akan mengerjakan
perintah yang sama. Identifier dapat berupa sejumlah huruf, digit/angka, underscore, atau tanda dollar
tetapi identifier tidak dapat dimulai dengan digit/angka.
Aturan Penamaan Variabel
1. Nama variabel harus diawali dengan sebuah huruf atau garis bawah (underscore) “_”
2. Nama variabel hanya boleh mengandung karakter alpha-numeric dan underscore (a-Z, 0-
9, dan _ )
3. Nama variabel tidak boleh mengandung spasi.

String di PHP

Variabel string digunakan untuk nilai yang mengandung karakter string. Pada contoh berikut, skript
PHP memberikan string "Hello World" pada variabel string bernama $txt :








Keluaran kode tersebut adalah : Hello World
Hanya ada satu operator string di PHP. Concatenation operator (.). digunakan untuk menggabungkan dua
string. Contoh :









Keluaran kode tersebut adalah : Hello World 1234

1 komentar:

  1. SIIP bias di jadikan bahan tambahan THANKS….. !!!
    Information about www.iyahomobile.com HandPhone in a lot of info that can be
    information about robotic technology in http://mobile-robotika.blogspot.com/
    About unique-unique in http://discovery-mobile.blogspot.com

    BalasHapus