Minggu, 19 April 2009

Dasar MySQL & Fungsi - Fungsinya

Dasar MySQL


01. Mengaktifkan direktory MySQL
c:\>MYSQL

02. Mengatur password root
mysql>MYSQLADMIN –UROOT PASSWORD nama password;

03. Membuat, mengaktifkan dan melihat database
mysql>CREATE DATABASE nama_database;
mysql>USE nama_database;
mysql>SHOW DATABASES;

04. Membuat, mengetahui struktur dan melihat tabel
mysql>CREATE TABLE nama_table (nama_field type_field(panjang_field), ) ;
mysql>DESCRIBE nama_table;
mysql>SHOW TABLES;

05. Mengisikan data ke dalam tabel
mysql>INSERT INTO nama_tabel VALUE(data1a,data1b,…..);

06. Menampilkan data untuk semua kolom
mysql>SELECT * FROM nama_table;

07. Menampilkan data untuk kolom tertentu
mysql>SELECT field1,field2 FROM nama_table;

08. Menampilkan data dengan menghindari pengulang-an data pada kolom yang diinginkan
mysql>SELECT DISTINCT field1 FROM nama_table;

09. Menampilkan data dengan mengurutkannya secara Ascending atau Descending
mysql>SELECT field1,field2 FROM nama_table ORDER BY field3;

10. Menampilkan data dengan penyaringan
mysql>SELECT * FROM nama_table WHERE field1 = Item_data;
mysql>SELECT * FROM nama_table WHERE field1 < item_data;
mysql>SELECT * FROM nama_table WHERE field1 BETWEEN item_data1 AND item_data2;
mysql>SELECT * FROM nama_table WHERE field1 LIKE %keyword’;

11. Mengetahui jumlah nilai pada suatu kolom (SUM)
mysql> SELECT SUM(field1) FROM nama_tabel ;

12. Mengetahui jumlah nilai rata-rata pada suatu kolom (AVG)
mysql> SELECT AVG(field1) FROM nama_tabel ;

13. Mengetahui nilai maksimal/minimal pada suatu kolom (MAX/MIN)
mysql> SELECT MAX(field1) FROM nama_tabel ;
mysql> SELECT MIN(field1) FROM nama_tabel ;

14. Mengetahui jumlah record yang tidak bernilai kosong pada suatu tabel (COUNT)
mysql> SELECT COUNT(*) FROM nama_tabel ;

15. Melihat gabungan dua tabel
mysql> SELECT nama_tabel1.field1a, nama_tabel1.field1b, nama_tabel2.field2a, nama_tabel2.field2b FROM nama_tabel1,nama_tabel2 WHERE nama_tabel1.field3a, nama_tabel2.field3b ;

Fungsi-fungsi MySQL yang dapat diakses PHP


01. Mysql_connect : untuk membuat hubungan ke database MySQL yang terdapat pada suatu host
mysql_connect(host,nama_pemakai,password);
Contoh : $id_mysql= mysql_connect(“localhost”,”php”,”pinguin”);

02. Mysql_close : untuk menutup hubungan ke database MySQL
mysql_close(pengenal_hubungan);
Contoh : mysql_close($id_mysql”);

03. Mysql_select_db : untuk memilih database MySQL (seperti USE)
mysql_select_db(database, pengenal_hubungan);
Contoh : mysql_select_db(“bukualmt”,$id_mysql);

04. Mysql_query : untuk mengeksekusi permintaan tehradap tabel
mysql_query(permintaan, pengenal_hubungan);
Contoh : mysql_query(SELECT * FROM kota”,,$id_mysql);

05. Mysql_db_query : untuk menjalankan suatgu permintaan terhdap suatu database
mysql_db_query(database, permintaan,pengenal_hubungan);
Contoh : mysql_db_query(“bukualmt”,”SELECT * FROM kota”,$id_mysql);

MySQL & Keistimewaannya

MySQL



1. MySQL termasuk ke dalam Relational Database Management System (RDBMS) yang didistribusikan secara gratis di bawah lisensi GPL (General Public License)

2. MySQL merupakan turunan dari konsep database SQL (Structured Query Languange) untuk pemilihan /seleksi dan pemasukan data yang memungkinkan pengoperasian data dikerjakan dengan mudah secara otomatis.


Keistimewaan MySQL



01. Portability : berjalan stabil pada berbagai sistem operasi (Windows,Linux, Mac OS, Solaris dsb)
02. Open Source : didistribusikan secara open source (gratis)
03. Multiuser : dapat digunakan oleh beberapa user dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik
04. Performance Tuning : memiliki kecepatan yang baik dalam menangani query sederhana.
05. Column Types : memiliki tipe kolom yang kompleks, seperti : signed/unsigned integer, float, double, char, varchar, blob, time, datetime, timestamp, year, set serta enum
06. Command dan Functions : memiliki olpertor dan fungsi secara penuh yang mendukkung perintah SELECT dan WHERE dalam query
07. Security : memiliki lapisan sekuritas, seperti level subnetmask, nama host dan izin akses user disertai dengan password enkripsi.
08. Scalability dan Limits : mampu menangani database dalam skala besar dengan jumlah records lebih dari 50 juta dan 60 ribu tabel serta 5 miliar baris.
09. Connectivity : dapat melakukan koneksi dengan client menggunakan protokol TCP/IP, Unix soket atau Named Pipes.
10. Localisation : dapat mendeteksi pesan kesalah (error code) pada client dengan menggunakan lebih dari dua puluh bahasa.
11. Interface : memiliki interface terhadap berbagai aplikasi dan bahasa pemrograman dengan fungsi API (Application Programming Interface).
12. Clients dan Tools : dilengkapi dengan berbagai tool yang dapat digunakan untuk administrasi database
13. Struktur Tabel : memiliki struktur tabel yang lebih fleksibeldalam menangani ALTER TABLE dibandingkan Oracle atau PostgreSQL

Model Relasional Basis Data (RDBMS)

Model Relasional Basis Data (RDBMS)



•Model yang menggunakan sejumlah tabel untuk menggambarkan data serta hubungan antar data-data tersebut.
•Setiap tabel memiliki sejumlah kolom dimana setiap kolom memiliki nama yang unik atau disebut Field. Setiap field akan didefinisikan tipe dan panjang fieldnya.
•Kumpulan field hingga membentuk suatu entity yang unik disebut Record.


Array & Form di PHP

Array di PHP


Array sederhana

Dalam PHP, sebuah variabel dapat dinyatakan sebagai sebuah tempat untuk sebuah nilai
tunggal. Sedangkan Array adalah sebuah tempat untuk sekumpulan nilai. Sebuah array terdiri
dari sejumlah element, yang masing-masing memiliki sebuah nilai - data yang tersimpan pada
elemen array tersebut - dan sebuah key atau index, dimana elemen tersebut dapat dirujuk.
Normalnya, sebuah index berupa integer. Secara default, array adalah basis nol, artinya elemen
pertama dari array memiliki index nol. akan tetapi index dapat juga berupa string.
Bentuk sederhana array terdiri dari serangkaian elemen yang bertanda dimulai dari nol dan
bertambah secara sekuensial. Sebagai contoh sebuah array bernama $branch, setiap elemen
berisi nama kota cabang sebuah perusahaan.





Array dalam PHP dapat berisi elemen dari sejumlah tipe data yang berbeda. Artinya array dalam
PHP tidak harus memiliki tipe data yang sama. Setiap elemen dapat berupa tipe data apa saja.
Ada tiga jenis array di PHP:
1. Numeric array – Array dengan dengan kunci ID numerik
2. Associative array – Array dimana setiap kunci ID berasosiasi dengan sebuah nilai
3. Multidimensional array - Array yang menyimpan satu atau lebih array


Inisialisasi array

Ada banyak cara untuk melakukan inisialisasi sebuah array. Cara pertama yang sederhana adalah
cukup dengan memberikan nilai kepada variabel array.







Jika tanda kurung siku pada variabel array tidak diberikan nilai index, maka secara default maka
element sebenarnya bernilai index 0,1,2,.... contoh dibawah akan menghasilkan array yang sama
dengan contoh diatas.





Dalam prakteknya, pemberian index dilakukan secara sekuensial atau berurutan. Tetapi dilain hal
dapat dilakukan peng-indekkan secara acak sesuai keinginan user.






Array tersebut memiliki tiga buah elemen juga tetapi indeksnya merupakan bilangan acak yaitu
20, 22, 23.
Jika menginginkan jumlah dari elemen array yang terdapat pada sebuah variabel array, dapat
digunakan fungsi count(). Fungsi tersebut mengembalikan nilai fungsi berupa integer yang
menyatakan jumlah elemen array.












Cara lain untuk menginisialisasi array adalah dengan konstruksi array array(). Nilai dikirimkan
kedalam array yang akan diberikan.




Jika user ingin mengesampingkan indeks secara default, operator (=>) dapat digunakan untuk
memberikan indeks spesifik untuk elemen array. Pada contoh sebelumnya $branch memiliki tiga
elemen dengan indeks 0, 1, dan 2. jika user menginginkan array dengan basis satu (indeks
dimulai dari 1, 2, 3, ...), maka dapat dituliskan dengan menggunakan operator (=>).







Form di PHP


Contoh Form :













Contoh halaman HTML di atas mengandung dua field input dan sebuah tombol submit. Ketika
user mengisi form dan mengklik tombol submit, data form akan dikirim ke file.
File "welcome.php" :










Keluaran dari skrip tersebut adalah :
Welcome John.
You are 28 years old.
Untuk mengambil data form di PHP digunakan variabel $_GET atau $_POST.

Control Structures di PHP

Control Structures di PHP


Skrip PHP terdiri dari rangkaian pernyataan. Sebuah pernyataan dapat berupa assignment,
pemanggilan fungsi, sebuah loop, pernyataan kondisional atau bahkan pernyataan kosong.
Pernyataan biasanya diakhiri dengan semikolon. Sebagai tambahan, pernyataan-pernyataan
dapat dikelompokkan menjadi suatu kelompok pernyataan menggunakan kurung kurawal ( {} ).
Sebuah kelompok pernyataan merupakan sebuah pernyataan juga.

1. IF
Syntax : if (expr) statement
Contoh :







2. Else






3. Elseif








4. Switch


Pernyataan switch mirip dengan rangkaian pernyataan IF dengan ekspresi yang sama.
Pernyataan switch digunakan untuk membandingkan variabel yang sama (atau ekspresi) dengan
banyak nilai yang berbeda, dan menjalankan kode-kode yang berbeda tergantung pada nilai
mana variabel tersebut sama.
Sangat penting untuk memahami bagaimana pernyataan switch dieksekusi agar terhindar dari
kesalahan. Pernyataan switch dieksekusi per pernyataan. Di awal, tidak ada kode yang
dieksekusi. Ketika pernyataan case sesuai dengan ekspresi pada switch, PHP mulai mengeksekusi
pernyataan-pernyataan tersebut. PHP terus mengeksekusi pernyataan-pernyataan tersebut
hingga akhir blok switch, atau pada saat pertama kali bertemu pernyataan break. Jika tidak ada
pernyataan break, PHP akan mengeksekusi pernyataan-pernyataan pada case berikutnya.
Contoh:








Pada pernyataan switch, kondisi (ekspresi) hanya diperiksa sekali dan hasilnya dibandingkan
dengan setiap pernyataan case.

5. While
Perulangan while merupakan perulangan yang paling sederhana di PHP. Bentuk dasar
pernyataan while adalah :
while (expr) statement
Pada while, PHP mengeksekusi pernyataan-pernyataan bersarang (nested statement(s))
berulang-ulang, selama ekspresi yang dievaluasi bernilai benar (TRUE). Nilai ekspresi tersebut
diperiksa setiap saat di awal perulangan. Jika hasil evaluasi ekspresi adalah salah (FALSE) sejak
awal, pernyataan-pernyataan bersarang tersebut tidak akan dijalankan meskipun sekali.
Contoh :







6. Do ... while
Perulangan do..while loops hamper sama dengan perulangan while, kecuali kebenaran ekspresi
dicek di akhir iterasi. Perbedaan mendasar dari perulangan while adalah iterasi pertama pada
do…while pasti akan dijalankan.
Contoh :







7. For
Syntax : for (expr1; expr2; expr3) statement
Ekspresi pertama (expr1) dievaluasi (dieksekusi) sekali di awal perulangan. Di awal setiap iterasi,
expr2 dievaluasi. Jika benar, perulangan dilanjutkan dan pernyataan-pernyataan bersarang
dieksekusi. Jika salah, perulangan dihentikan. Di akhir setiap iterasi, expr3 dievaluasi
(dieksekusi).
Contoh :

Operator di PHP

Operator di PHP



Operator digunakan untuk menentukan sebuah nilai dengan melakukan suatu prosedur, atau dengan suatu
operasi dari beberapa nilai. Nilai yang digunakan dalam sebuah operasi disebut operand. Penjumlahan
adalah sebuah contoh sederhana dari suatu operasi.
Sebagai contoh : 2 + 4
2 dan 4 adalah sebuah operand. Ekspresi ini akan menghasilkan 6.

Arithmetic Operator (Operator Aritmatika)
PHP menggunakan operator arithmetic dasar :










PHP mengabaikan karakter spasi dalam sebuah operasi. Ekspresi $x = 5 + 9 dengan dengan $x=5+9 akan
menghasilkan nilai yang sama. Penggunaan spasi disesuaikan dengan keinginan dari para user.

Unary Operator
Tanda minus ( - ) digunakan dengan sebuah nilai numerik tunggal untuk menegatifkan sebuah
bilangan (untuk membuat negatif bilangan postif atau membuat postif bilangan negatif).
Contoh :









Variable Assignment Operator
Tanda sama dengan ( = ) digunakan untuk mengatur atau menetapkan nilai suatu variabel. Oleh
karena itu tanda tersebut dikenal sebagai operator penugasan.
Contoh :







Variabel disebelah kiri tanda ( = ) akan diberikan nilai dari ekspresi disebelah kanan tanda ( = ).


Comparison Operator (Operator Perbandingan)
Operator perbandingan digunakan untuk menguji suatu kondisi. Ekspresi yang menggunakan operator
perbandingan akan selalu menghasilkan nilai boolean, yaitu antara true (benar) atau false (salah).
Contoh :






















Ingat !
Tanda ( == ) merupakan operator perbandingan untuk menguji suatu variabel sedangkan tanda ( = )
adalah operator penugasan untuk memberikan nilai kepada suatu variabel. Perhatikan dua contoh dibawah
ini.
Contoh salah !













Contoh Benar !



















Logical Operator (Operator Logika)
Operator logika digunakan untuk mengkombinasikan kondisi, sehingga beberapa kondisi dapat
dievaluasi atau diperiksa dalam sebuah ekspresi. Sebagai contoh logika AND akan bernilai true
jika semua kondisi benar. Tabel berikut ini menunjukkan semua anggota dari operator logika :


























String Concatenation Operator
Tanda titik ( . ) sebagai operator concatenate (penggabung) digunakan untuk menggabungkan dua atau
lebih nilai string menjadi sebuah string tunggal.
Contoh :



















Variable Assignment Shortcut
Pada PHP dimungkinkan untuk melakukan penggunaan jalan pintas untuk operator pada pernyataan
penugasan dimana operand pertama adalah sebuah variabel dan hasilnya disimpan pada variabel yang
sama.


Syntax, Variabel & String PHP

Syntax PHP

Kode PHP disimpan sebagai plain text dalam format ASCII, sehingga kode PHP dapat ditulis hampir di
semua editor text seperti windows notepad, windows wordpad, dll. Kode PHP adalah kode yang disertakan
di sebuah halaman HTML dan kode tersebut dijalankan oleh server sebelum dikirim ke browser.
Contoh file PHP (contoh.php):




Pada file .html, HTTP server hanya melewatkan content dari file menuju ke browser. Server tidak
mencoba untuk mengerti atau memproses file, karena itu adalah tugas sebuah browser.
Pada file dengan ekstensi .php akan ditangani secara berbeda. Yang memiliki kode PHP akan
diperiksa. Web server akan memulai bekerja apabila berada diluar lingkungan kode HTML. Oleh
karena itu server akan melewati semua content yang berisi kode HTML, CSS, JavaScript, simple
text di browser tanpa diinterpretasikan di server.
Blok scripting PHP selalu diawali dengan . Blok scripting PHP dapat
ditempatkan dimana saja di dalam dokumen. Pada beberapa server yang mendukung, blok
scripting PHP dapat diawali dengan . Namun, untuk kompatibilitas
maksimum, sebaiknya menggunakan bentuk yang standar ().
Setiap baris kode PHP harus diakhiri dengan semikolon (;). Semikolon ini merupakan separator
yang digunakan untuk membedakan satu instruksi dengan instruksi lainnya.
PHP menggunakan // untuk membuat komentar baris tunggal atau /* dan */ untuk membuat
suatu blok komentar.



Variabel PHP

Variabel digunakan untuk menyimpan suatu nilai, seperti text, angka atau array. Ketika sebuah
variabel dibuat, variabel tersebut dapat dipakai berulang-ulang.
Pada PHP semua variabel harus dimulai dengan karakter '$'. Variabel PHP tidak perlu
dideklarasikan dan ditetapkan jenis datanya sebelum kita menggunakan variabel tersebut. Hal
itu berarti pula bahwa tipe data dari variabel dapat berubah sesuai dengan perubahan konteks
yang dilakukan oleh user. Secara tipikal, variabel PHP cukup diinisialisasikan dengan memberikan
nilai kepada variabel tersebut.
Contoh berikut akan mencetak "PHP" :
$text = "PHP";
print "$text";
Identifier dalam PHP adalah case-sensitive, sehingga $text dengan $Text merupakan variabel yang berbeda.
Built-in function dan structure tidak case-sensitive, sehingga echo dengan ECHO akan mengerjakan
perintah yang sama. Identifier dapat berupa sejumlah huruf, digit/angka, underscore, atau tanda dollar
tetapi identifier tidak dapat dimulai dengan digit/angka.
Aturan Penamaan Variabel
1. Nama variabel harus diawali dengan sebuah huruf atau garis bawah (underscore) “_”
2. Nama variabel hanya boleh mengandung karakter alpha-numeric dan underscore (a-Z, 0-
9, dan _ )
3. Nama variabel tidak boleh mengandung spasi.

String di PHP

Variabel string digunakan untuk nilai yang mengandung karakter string. Pada contoh berikut, skript
PHP memberikan string "Hello World" pada variabel string bernama $txt :








Keluaran kode tersebut adalah : Hello World
Hanya ada satu operator string di PHP. Concatenation operator (.). digunakan untuk menggabungkan dua
string. Contoh :









Keluaran kode tersebut adalah : Hello World 1234